Sumur Bor Kebun Bekri Ringankan Kebutuhan Warga, Tiga Titik Baru Disiapkan pada Oktober 2026
LAMPUNG TENGAH – Akses air bersih masih menjadi kebutuhan mendasar bagi masyarakat di sejumlah wilayah perdesaan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional VII melalui Kebun Bekri memberikan bantuan pembangunan sumur bor yang mendukung pemenuhan kebutuhan air bersih bagi 1.358 kepala keluarga (KK).
Bantuan ini menjadi bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, terutama warga desa penyangga yang membutuhkan akses air untuk menunjang aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Tidak berhenti di situ, PTPN IV Regional VII juga merencanakan pembangunan tiga titik sumur bor tambahan pada Oktober 2026. Lokasinya berada di Kampung Goras Jaya, Kampung Tanjung Pandang, dan Kampung Sinar Banten.
Penyediaan fasilitas tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memperoleh air bersih, sekaligus mendukung kesehatan keluarga dan kebersihan lingkungan.
Kepala Kampung Rengas, Tubi Suhaili, mengapresiasi bantuan sumur bor yang diberikan PTPN IV Regional VII Kebun Bekri. Menurutnya, fasilitas tersebut menjawab kebutuhan warga yang selama ini mengharapkan kemudahan akses air bersih.
“Warga sangat terbantu dengan bantuan sumur bor ini. Memang inilah yang sangat kami harapkan. Semoga PTPN IV Regional VII Kebun Bekri semakin jaya dan sukses,” ujar Tubi.
Apresiasi juga disampaikan Mulyanto, warga Kampung Rengas. Ia menyebut bantuan tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
“Terima kasih kepada PTPN IV Regional VII Kebun Bekri atas bantuan sumur bor ini. Akhirnya, kami bisa mendapatkan air bersih untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
**Komitmen untuk Desa Penyangga**
Manajer Kebun Bekri, Supomo, menjelaskan bahwa bantuan sumur bor merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya warga yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
“PTPN IV Regional VII Kebun Bekri hadir dan peduli terhadap masyarakat desa penyangga yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan menjadi bentuk semangat saling membantu,” ujar Supomo.
Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal dan dipelihara bersama oleh masyarakat agar manfaatnya berkelanjutan.
Menurutnya, hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberadaan perusahaan sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang harmonis.
**Utamakan Penyelesaian Damai**
Dalam kesempatan tersebut, Supomo turut menyinggung persoalan penguasaan lahan yang sedang ditangani di wilayah Kebun Bekri. Ia mengajak semua pihak menjaga situasi tetap kondusif dan mengedepankan penyelesaian secara damai.
“Kami memohon doa dan dukungan agar permasalahan yang ada dapat segera diselesaikan dengan damai. Kami berharap hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat tetap terjaga, sehingga kita dapat terus saling mendukung dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
PTPN IV Regional VII berharap bantuan sumur bor dan rencana pembangunan fasilitas tambahan dapat memperluas manfaat perusahaan bagi masyarakat. Dukungan terhadap akses air bersih tersebut diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara perusahaan dan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
Dengan pemanfaatan dan pemeliharaan bersama, fasilitas air bersih diharapkan menjadi aset masyarakat yang memberikan manfaat dalam jangka panjang. (**)












