Hari Kesaktian Pancasila 2026, Ketua DPC PDIP Lampung Tengah Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kebangsaan di Tengah Ancaman Hoaks dan Disinformasi Digital
LAMPUNG TENGAH — Momentum Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026 menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk kembali memperkokoh persatuan dan menjaga kebersamaan di tengah keberagaman.
Pesan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lampung Tengah, I Wayan Dama, A.Md, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026).
Menurut I Wayan Dama, Pancasila merupakan rumah besar bangsa Indonesia sekaligus fondasi yang menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, perbedaan tidak boleh menjadi sumber perpecahan, tetapi harus menjadi kekuatan untuk saling melengkapi.
«“Selamat Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober 2026. Pancasila adalah benteng utama dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pancasila bukan sekadar sila-sila, melainkan pedoman hidup yang menyatukan kita dalam keberagaman. Mari kuatkan persatuan, jaga kebersamaan,” kata I Wayan Dama.»
Ia menegaskan, penguatan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi informasi. Ancaman terhadap persatuan bangsa kini tidak hanya muncul dalam bentuk konflik fisik, tetapi juga melalui penyebaran hoaks, radikalisme, dan disinformasi di ruang digital.
Menurutnya, arus informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat menyaring informasi serta berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan.
«“Pemahaman mendalam terhadap Pancasila sebagai dasar negara adalah kewajiban setiap bangsa Indonesia, sekaligus landasan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila memiliki peran penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia,” tegasnya.»
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga mengajak masyarakat memperkuat pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Ia berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menyikapi perbedaan pandangan dan derasnya arus informasi di media sosial.
«“Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang kuat terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pemahaman tersebut diharapkan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.»
Pesan Hari Kesaktian Pancasila dari Lampung Tengah pun jelas: berbeda bukan alasan untuk terpecah. Dengan Pancasila, persatuan harus terus dijaga dan kebersamaan harus terus dirawat. (*).












