DPRD Lampung Kawal Kesiapan PON 2032

Oplus_16908288

Visitasi KONI Pusat Perkuat Sinergi Lampung–Banten

BANDAR LAMPUNG — Provinsi Lampung terus mematangkan kesiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Keseriusan tersebut ditunjukkan melalui visitasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat untuk melakukan verifikasi dan validasi pencalonan Lampung sebagai tuan rumah ajang olahraga nasional tersebut.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Dr. H. Yanuar Irawan, S.E., M.M., turut hadir dalam rapat koordinasi visitasi KONI Pusat yang berlangsung di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (15/4/2026).

Kehadiran DPRD menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memastikan proses persiapan berjalan terarah dan selaras dengan kebutuhan penyelenggaraan PON.

Yanuar Irawan menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, menjadi tuan rumah PON bukan hanya persoalan kesiapan fasilitas olahraga, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah, DPRD, KONI, kabupaten/kota, dunia pendidikan, masyarakat dan seluruh elemen daerah.

CALON TUAN RUMAH BERSAMA BANTEN

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Dr. Marindo Kurniawan, S.T., M.M., mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Hadir pula Wakil Ketua Umum I KONI Pusat sekaligus Tim Verifikasi KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, S.I.P., M.Sc., Ketua KONI Lampung Ir. Taufik Hidayat, M.M., unsur Forkopimda, kepala daerah kabupaten/kota, serta perwakilan perguruan tinggi.

Dalam pemaparannya, Ketua KONI Lampung Taufik Hidayat menyampaikan bahwa Lampung bersama Provinsi Banten telah memenuhi persyaratan pencalonan dan saat ini menjadi calon tunggal tuan rumah PON XXIII 2032.

Status tersebut sekaligus membuka peluang besar bagi Lampung untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai salah satu pusat olahraga nasional. Namun, peluang tersebut harus diikuti dengan kesiapan yang matang dan terukur.

Lampung direncanakan menjadi lokasi penyelenggaraan 24 cabang olahraga yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Persiapan venue dan berbagai fasilitas pendukung terus dilakukan secara bertahap melalui koordinasi lintas sektor.

Kolaborasi Lampung dan Banten juga menjadi salah satu kekuatan utama dalam pencalonan tersebut. Kedua provinsi diharapkan mampu membangun pembagian peran dan koordinasi yang solid sehingga penyelenggaraan PON dapat berlangsung efektif.

BUKAN SEKADAR VENUE

Tim verifikasi KONI Pusat menekankan bahwa kesiapan tuan rumah tidak hanya diukur dari ketersediaan venue dan fasilitas olahraga.

Aspek tata kelola penyelenggaraan, prestasi atlet, kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur pendukung, aksesibilitas hingga dampak ekonomi bagi masyarakat juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan.

Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan pencalonan sebagai tuan rumah didukung berbagai potensi daerah, mulai dari letak geografis yang strategis, aksesibilitas, hingga ketersediaan fasilitas yang terus dikembangkan.

Berbagai perangkat daerah juga terus melakukan persiapan, termasuk koordinasi lintas wilayah, pemetaan sarana dan prasarana, serta penyediaan fasilitas penunjang penyelenggaraan.

Bagi DPRD Lampung, momentum visitasi KONI Pusat menjadi kesempatan untuk memastikan seluruh persiapan tidak berjalan sendiri-sendiri. Dukungan legislatif akan diarahkan agar tahapan pembangunan dan persiapan penyelenggaraan memiliki perencanaan yang matang serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

PON XXIII 2032 juga diharapkan tidak hanya menjadi panggung pertandingan olahraga, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi daerah, promosi pariwisata, peningkatan infrastruktur, sekaligus momentum melahirkan prestasi atlet Lampung.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, DPRD Provinsi Lampung optimistis kesiapan menuju PON XXIII 2032 dapat terus diperkuat.

Lampung bersama Banten kini tidak hanya mengejar status tuan rumah, tetapi dituntut membuktikan bahwa penyelenggaraan PON 2032 mampu meninggalkan warisan pembangunan dan prestasi bagi masyarakat. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *