SEMANGAT KARTINI, DPRD LAMPUNG DORONG PEREMPUAN JADI PENGGERAK DAERAH

Hari Kartini 2026 Jadi Momentum Perkuat Kesetaraan, Pendidikan, dan Kepemimpinan Perempuan

BANDAR LAMPUNG — Semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini kembali digaungkan di Provinsi Lampung. Memperingati Hari Kartini 2026, DPRD Provinsi Lampung menegaskan pentingnya memperkuat peran perempuan sebagai kekuatan strategis dalam pembangunan daerah.

Pesan tersebut mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Kartini Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Lampung di Lapangan Korpri, Kantor Gubernur Lampung, Senin (20/4/2026). Mengusung tema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi”, peringatan tersebut menjadi momentum untuk menghidupkan kembali nilai perjuangan Kartini di tengah tantangan pembangunan masa kini.

Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung Maulidah Zauroh, M.A.Pd., bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa perjuangan Kartini tidak boleh berhenti sebagai simbol sejarah, tetapi harus diwujudkan melalui semakin luasnya kesempatan perempuan untuk berpendidikan, berkarya, memimpin, dan berkontribusi dalam pembangunan.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan kesetaraan gender. Perempuan masa kini adalah Kartini-Kartini modern yang memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan menuju Lampung yang maju,” ujar Maulidah Zauroh.

Menurutnya, perempuan memiliki posisi penting dalam menentukan arah kemajuan bangsa dan daerah. Karena itu, peningkatan kualitas sumber daya perempuan harus menjadi perhatian bersama, terutama melalui pendidikan, pelatihan, pemberdayaan ekonomi, serta pemberian ruang yang lebih luas dalam sektor-sektor strategis.

KARTINI MASA KINI

Peringatan Hari Kartini juga menjadi pengingat bahwa kesetaraan bukan sekadar persoalan kesempatan, tetapi bagaimana perempuan memperoleh ruang yang setara untuk mengambil peran dan menentukan masa depan.

Pembacaan sejarah singkat perjuangan Kartini disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza. Pesan perjuangan Kartini kembali ditegaskan melalui pentingnya akses pendidikan, kesetaraan hak, dan pemberdayaan perempuan sebagai bagian dari pembangunan bangsa.

Bagi DPRD Lampung, semangat tersebut memiliki relevansi kuat dengan pembangunan daerah. Kebijakan pemerintah harus terus diarahkan agar perempuan memiliki akses yang lebih besar terhadap pendidikan, kesempatan ekonomi, dunia kerja, maupun ruang kepemimpinan.

Kehadiran DPRD Provinsi Lampung dalam peringatan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan lembaga legislatif terhadap agenda pemberdayaan perempuan. Peran perempuan dinilai bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari kekuatan pembangunan Lampung.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila, sejarah singkat Hari Kartini, amanat Pembina Upacara, hingga doa bersama.

Turut hadir unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Ketua IKAD Provinsi Lampung, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Lampung, organisasi perempuan, Dharma Wanita Persatuan, serta berbagai elemen masyarakat.

DPRD Lampung berharap momentum Hari Kartini 2026 tidak berhenti pada seremoni tahunan. Semangat Kartini diharapkan terus diterjemahkan menjadi gerakan nyata untuk melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berpendidikan, mandiri, inovatif, dan mampu mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan.

Dengan semangat Kartini, perempuan Lampung didorong bukan hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak utama kemajuan daerah. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *