Tiga Nama Menuju Itera 1

Senat Tetapkan Calon Rektor 2026–2030, Persaingan Ketat dan Dinamis

LAMPUNG SELATAN — Institut Teknologi Sumatera (Itera) resmi menetapkan tiga calon rektor periode 2026–2030 usai melalui tahapan seleksi ketat dan berlapis. Penetapan diumumkan dalam konferensi pers di Kampus Itera, Selasa (21/4/2026).

Tiga nama yang lolos penyaringan adalah Aswan, Elfahmi, dan M. Faiz Syuaib. Ketiganya unggul dalam pemungutan suara Senat Akademik setelah menyisihkan dua kandidat lainnya.

Ketua Senat Itera, Sunarsih, menyatakan proses berjalan dinamis dengan selisih suara yang ketat. “Seluruh kandidat telah menunjukkan integritas dan kapasitas terbaiknya dalam proses ini,” ujarnya.

Tahapan seleksi dimulai sejak Januari 2026, meliputi pendaftaran, seleksi administrasi, penyampaian visi-misi terbuka, hingga pendalaman dalam sidang senat tertutup. Dari lima bakal calon, tiga kandidat dengan suara tertinggi berhak melaju ke tahap berikutnya.

Ketua Panitia Pemilihan, Abdul Rajak, menjelaskan bahwa setiap anggota senat memberikan suara secara tertutup dalam proses penyaringan. Hasilnya menunjukkan persaingan yang kompetitif di antara para kandidat.

Rektor Itera, I Nyoman Pugeg Aryantha, turut mengapresiasi seluruh peserta. Ia menilai kelima kandidat merupakan figur terbaik yang memiliki visi kuat untuk membawa Itera semakin maju.

“Seluruh kandidat adalah putra terbaik bangsa. Tiga nama yang terpilih diharapkan mampu melanjutkan dan mempercepat kemajuan Itera,” ujarnya.

Selanjutnya, tiga nama calon rektor akan disampaikan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mengikuti tahapan pemilihan akhir. Agenda pemilihan rektor dijadwalkan berlangsung pada 20 Mei 2026, bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional.

Penetapan ini menjadi langkah krusial dalam menentukan arah kepemimpinan Itera ke depan, sekaligus memperkuat peran kampus sebagai pusat pengembangan sains dan teknologi di Sumatera. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *