Bandarlampung — Ketua DPD PDI Perjuangan Lampung sekaligus Srikandi pertama yang menjabat Ketua PDIP Lampung, Dr. Winarti, SE, MH, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Sabtu–Senin (10–12/1/2026).
Mengenakan kemeja merah khas PDI Perjuangan dipadu rok dan jilbab hitam, mantan Bupati Tulang Bawang periode 2017–2022 itu tampak ramah menyapa kader dan peserta Rakernas. Kehadirannya menegaskan peran strategis kader perempuan dalam menjaga ideologi partai sekaligus keberpihakan kepada rakyat.
Winarti menegaskan, sesuai hasil Kongres 2025, PDI Perjuangan harus tetap tersenyum dan menangis bersama rakyat, terlebih di tengah musibah banjir besar yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara di akhir 2025.
“Semua harus fokus membantu saudara-saudara kita untuk bangkit dan melakukan pemulihan. Infrastruktur rusak parah akibat banjir, dan rakyat membutuhkan percepatan penanganan,” ujar Winarti.
Sebagai kader banteng moncong putih, Winarti mengingatkan seluruh kader PDIP di semua tingkatan untuk bergotong royong dan terjun langsung ke daerah terdampak bencana.
“Saya sudah melihat langsung kondisi di Aceh. Banyak perempuan dan anak-anak yang harus segera diselamatkan, baik pendidikannya maupun keberlanjutan hidup mereka. Pemerintah sudah turun, tapi tetap perlu percepatan,” kata mantan Ketua DPRD Tulang Bawang itu.
Di sela Rakernas I, Minggu (11/1/2026), Winarti menekankan bahwa kader PDI Perjuangan sebagai pejuang demokrasi harus hadir nyata di tengah rakyat sesuai peran masing-masing.
“Baik anggota DPRD, eksekutif, pengurus partai, maupun kader, semuanya harus turun ke masyarakat. Dari situ kita tahu apa yang dibutuhkan rakyat dan bisa memberi solusi nyata,” tegasnya.
Pada momentum HUT ke-53, Winarti juga menyampaikan ucapan selamat kepada PDI Perjuangan.
“Selamat HUT ke-53 PDI Perjuangan Tahun 2026. Satyam Eva Jayate. Kebenaran pasti menang. Di sanalah kita berdiri untuk selama-lamanya. Merdeka,” ucapnya penuh semangat.
Di usia ke-53 ini, Winarti berharap PDI Perjuangan semakin besar, semakin solid, dan semakin merakyat.
“Kita harus terus berkolaborasi dan bersinergi dengan pemerintah demi kesejahteraan rakyat. Namun jika ada kebijakan yang tidak pro-rakyat, PDI Perjuangan wajib mengkritik secara baik dan konstruktif,” pungkasnya. (*).












