PUASA ADALAH IMPLEMENTASI PANCASILA

Wiwik: Ketuhanan, Toleransi, dan Gotong Royong Harus Hidup di Masyarakat

Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Wiwik Anggraini, menegaskan bahwa ibadah puasa Ramadhan merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila. Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Sepang, Kecamatan Labuhan Ratu, Kota Bandar Lampung, Sabtu (21/2/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Palgunadi, mantan Anggota DPRD Lampung, dan Widya Rizki Eka Putri, dosen dari Universitas Lampung. Sosialisasi dihadiri warga sekitar yang didominasi kaum perempuan.

Mengawali sambutannya, Wiwik yang juga menjabat Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kota Bandar Lampung, menyampaikan salam Pancasila sekaligus ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan kepada masyarakat.

“Menjalankan ibadah Puasa Ramadhan merupakan wujud dari nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Esa,” tegas Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandar Lampung periode 2025–2030 tersebut.

Menurutnya, puasa tidak hanya dimaknai sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai proses pembentukan karakter bangsa. Nilai ketakwaan, kedisiplinan, kepedulian sosial, hingga pengendalian diri merupakan bagian dari implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Wiwik yang telah tiga periode menjadi anggota DPRD Kota Bandar Lampung juga mengajak warga Kota Sepang untuk terus memperkuat toleransi, terutama dalam menyikapi perbedaan waktu memulai puasa.

“Perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan. Jika kita bisa saling menghormati dan bertoleransi, maka nilai-nilai Pancasila benar-benar hidup di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Widya Rizki Eka Putri menekankan pentingnya kegiatan PIP-WK sebagai pengingat bahwa Pancasila adalah alat pemersatu bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan PIP-WK, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kerukunan dan rasa saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila,” paparnya.

Senada dengan itu, Palgunadi mengajak warga Kota Sepang untuk menjadi teladan dalam bergotong royong merawat Ibu Pertiwi, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing. Ia menegaskan, menjaga kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati merupakan bagian dari tanggung jawab kebangsaan.

“Gotong royong adalah nilai luhur bangsa yang harus terus kita jaga. Merawat Ibu Pertiwi adalah merawat masa depan bangsa. Lingkungan yang lestari merupakan hak dasar rakyat dan bagian dari keadilan sosial sebagaimana diamanatkan Pancasila,” ujar Sekretaris DPD PDI Perjuangan Lampung itu.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan semangat kebangsaan, toleransi, dan kepedulian sosial semakin menguat di tengah masyarakat, terlebih dalam momentum bulan suci Ramadhan yang sarat nilai spiritual dan kemanusiaan. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *